logo
pr-logo-head
Selasa, 08/05/2018 08:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : SICA HARUM

Kota Robot: Tiga Prototipe Perkotaan untuk Kehidupan Masa Depan

img6

Ilustrasi Kota Robot (nocookie.net)

Revolusi industri keempat (4.0) telah digaungkan beberapa tahun terakhir di penjuru dunia, terutama di negara-negara maju.

Revolusi industri 4.0 ditandai dengan kemunculan superkomputer, robot pintar, kendaraan tanpa pengemudi, perkembangan neurologi, dan lainnya.

Robot-robot pintar dan superkomputer ini akan dimanfaatkan untuk melakukan beberapa pekerjaan. Contohnya, robot di restoran yang akan melayani konsumen.

Namun untuk menyempurnakan revolusi industri 4.0, ada beberapa hal yang harus diperhatikan setiap negara, seperti sosial politik, kesehatan, dan tata kota.

Banyak kota-kota besar di dunia seperti Seoul, Tokyo, Shenzhen, Singapura, Dubai, London, San Francisco, telah dijadikan ujicoba untuk revolusi industri 4.0.

Dari sekian banyaknya kota, ada tiga yang kemungkinan sangat sempurna untuk ini.

1. Tokyo

Dalam mempersiapkan Olimpiade 2020, pemerintah Jepang akan banyak menggunakan teknologi robot baru. Makanya, Tokyo akan menjadi laboratorium hidup perkotaan, dimana semuanya berbasis teknologi robot dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan utama robotisasi Jepang adalah meningkatkan ekonomi, citra budaya, dan demonstrasi internasional.

Dalam hal ini, Tokyo menunjukan bagaimana proses penciptaan kota robot yang dikontrol negara.

2. Singapura

Negara kecil ini telah dikenal sebagai kota pintar. Pemerintahnya terus bereksperimen dengan robot dengan beragam tujuan, salah satunya meningkatkan manajemen dan kontrol kota.

Singapura memperlihatkan bagaimana ekosistem perkotaan pintar yang pernah ada. Hal ini terlihat dari melalui robot pengiriman otomatis, dan angkutan bus tanpa sopir.

Tak hanya itu, hotel-hotel di Singapura juga menggunakan layanan robot yang disubsidi negara. Bahkan, robot dikembangkan untuk pendidikan usia dini di masa depan.

3. Dubai

Dubai adalah prototipe kota pintar yang dikendalikan negara. Pemerintah secara intensif melakukan robotisasi dalam pelayanan publik dengan tujuan menciptakan kota paling bahagia di bumi.

Selain pelayanan publik, eksperimen robot perkotaan di Dubai diterapkan dalam keamanan, pengawasan, dan trasnportasi.

Baru-baru ini, pemerintah Dubai berencana menggunakan taksi terbang untuk transportasi sehari-harinya. Lalu, ada juga petugas polisi humanoid PAL Robotics, dimana sebanyak 25 persen pasukan polisi akan diisi robot pada 2030.

Tujuan Dubai dengan robotisasi ini adalah untuk memimpin dunia Arab dalam inovasi.

Ketiga laboratorium robot hidup perkotaan ini membantu para peneliti untuk mengukur seperti apa masa depan nantinya.

#gaya hidup #tekno

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018