logo
pr-logo-head
Selasa, 05/06/2018 16:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Kesalahan Umum saat Membuat Kata Sandi

img6

Ilustrasi kata sandi (pixabay)

Pengguna akun di internet terkadang diminta untuk memperbarui kata sandi demi keamanannya.

Tak sedikit, penggantian kata sandi itu hanya memodifikasi atau menambahkan sedikit huruf atau angka pada kata sandi lama.

Ternyata, melakukan hal itu justru membuat Anda lebih rentan terhadap peretas.

Gang Wang, seorang peneliti ilmu komputer di Virginia Tech, mengumpulkan lebih dari 61 juta kata sandi untuk penelitiannya.

Hasilnya, lebih dari 16 juta pasang kata sandi yang digunakan kembali atau sedikit diubah.

Dan itu, lebih mudah dipecahkan hanya dalam 10 kali percobaan.

Melansir laman independent.co.uk, berikut kesalahan umum yang dilakukan saat membuat kata sandi.

1. Menggunakan kata sandi sama untuk banyak akun.

Ini mungkin adalah cara yang terbaik agar pengguna selalu ingat dengan kata sandinya.

Namun, pembuatan kata sandi ini memiliki risiko tinggi saat salah satu akun telah diretas.

2. Kata sandi dengan angka/huruf/simbol berdekatan.

Selain kata sandi yang sama setiap akun, menggunakan huruf atau angka berdekatan menjadi pilihan banyak orang.

Contoh kata sandinya adalah "12345", "qwert", dan "!@#$$%".

Beberapa kata sandi tersebut sangat mudah diketahui para peretas.

3. Kata sandi emosional.

Membuat kata sandi dengan cara mengungkapkan perasaan juga termasuk salah satu yang harus dihindari.

Misalnya menggunakan "iloveyou" yang sering digunakan.

4. Ikon budaya pop.

Film, band, musik, dan komik favorit akan mudah diingat jika digunakan kata sandi.

Salah satu paling umum adalah karakter seperti Superman, Star Wars, Batman, dan lainnya.

Para peretas bisa dengan mudah mengetahui kata sandi ini dengan mencari tahu ketertarikan pengguna dari media sosial atau lainnya.

#tekno

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN