logo
pr-logo-head
Kamis, 07/06/2018 09:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Peretas China dan Rusia Diklaim Targetkan Pertemuan Trump-Kim Jong-un

img6

Ilustrasi kantor nuklir (Sumber: Korea Hydro and Nuclear Power Co)

Perusahaan kemanan terkemuka Amerika Serikat, FireEye, mengklaim para peretas China dan Rusia menyerang Korea Selatan dengan spionase dunia maya.

Serangan ini dilakukan menjelang pertemuan dua negara yang telah lama menegang, yaitu Amerika Serikat dan Korea Utara.

Para analis FireEye mengatakan, serangan itu sudah dilakukan dan intensitasnya akan meningkat ketika Presiden Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un bertemu.

"Meskipun ancaman terbesar adalah Korea Utara, tapi para peretas itu juga menargetkan Korea Selatan," ujar analis FireEye, Ben Read, dikutip dari independent.co.uk.

Ia berharap, keamanan dalam pertemuan yang menyedot perhatian dunia itu ditingkatkan kembali.

Perlu diketahui, pertemuan kedua pemimpin akan berlangsung pada 12 Juni di Singapura.

Keduanya diharapkan untuk membahas denuklirisasi Korea Utara.

Ini akan menjadi sejarah besar, di mana untuk pertama kali pemimpin AS dan Korea Utara duduk bersama.

#tekno

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018