logo
pr-logo-head
Kamis, 07/06/2018 18:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Perusahaan Ini Larang Karyawannya Gunakan WhatsApp

img6

Ilustrasi WhatsApp (Sumber: unsplash)

WhatsApp merupakan aplikasi mengirim pesan yang semakin banyak penggunanya berkat kesederhanannya.

Sayangnya, perusahaan pemasok suku cadang mobil asal Jerman, Continental AG, melarang para karyawannya untuk menggunakannya di lingkungan perusahaan.

Melansir laman thestar.com, kebijakan itu dikeluarkan karena keamanan data pengguna yang sulit dipercaya.

Menurut Chief Executive Officer Continental AG, Elmar Degenhart, WhatsApp mempunyai 'kekurangan' karena mendesak pengguna untuk bisa melihat identitas yang ada pada ponsel.

"Sejak peraturan diterbitkan, kami secara resmi melarang seluruh karyawan menggunakannya," ujarnya.

Undang-undang Data Pribadi atau GDPR resmi berlaku di Uni Eropa pada 25 Mei 2018.

Menurut aturan baru ini bisa diterima untuk mengalihkan tanggung jawab pengguna terhadap UU Perlindungan Data.

Elmar mengakui, kalau manajemen Continental AG siap menghilangkan peraturan tersebut jika WhatsApp sudah mematuhi GDPR.

Akibatnya, sebanyak 36 ribu karyawan perusahaan yang berpusat di Hannover, Jerman, ini terkena dampak peraturan tersebut.

Selain WhatsApp, manajemen Continental AG juga melarang para karyawannya menggunakan Snapchat.

#tekno

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250
avatar
Ask The Expert

Mengenal Ghorayeba, Sajian Kue Lebaran Khas Negeri Firaun

Kue ini sering disebut juga sebagai biskuit pasir yang masuk dalam kategori kue kering.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Jumat, 15/06/2018