logo
pr-logo-head
Rabu, 11/07/2018 16:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Februari Mendatang, Israel akan Kibarkan Benderanya di Bulan

img6

Ilustrasi pesawat luar angkasa (Sumber: timesofisrael.com)

Sejumlah negara-negara maju tengah berlomba menerbangkan pesawatnya ke luar angkasa.

Dalam hal ini, Israel juga tak ingin ketinggilan.

Sebuah sebuah organisasi di Israel berencana meluncurkan pesawat luar angkasa pertamanya ke Bulan pada Desember.

Peluncuran pesawat luar angkasa tanpa awak itu menjalankan misi mencakup penelitian tentang medan magnet Bulan.

Namun, tugas pertama pesawat itu adalah membawa misi untuk memasang bendera Israel di Bulan.

Pesawat luar angkasa tanpa awak berbobot sekitar 585 kilogram itu direncanakan mendarat di Bulan pada 13 Februari 2019 mendatang.

Melansir laman AFP, pesawat itu akan diluncurkan dengan roket dari perusahaan Space X milik Elon Musk.

Proyek itu dimulai sebagai bagian dari Google Lunar XPrize, yang menawarkan hadiah senilai US$30 juta atau Rp429 untuk mendorong para ilmuwan dan pengusaha menggagas misi ke Bulan dengan biaya relatif murah.

Tim Israel yang dikenal SpaceIL bergabung dalam kompetisi tersebut dan akhirnya bermitra dengan perusahaan milik negara Israel Aerospace Industries.

Kontes Google berakhir pada Maret tanpa ada pemenang yang mencapai Bulan.

Namun, tim Israel berjanji akan memajukan proyek tersebut.

Inisiatif swasta itu diperkirakan menghabiskan US$95 juta Rp1,3 triliun, di mana sebagian besar dana berasal dari miliarder Israel Morris Kahn.

#tekno

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN