logo
pr-logo-head
Jumat, 03/08/2018 18:01
PENULIS : RANDI MULYADI

Gabung, Pengguna Musical.ly Otomatis Jadi Pelanggan Tik Tok

img6

Musical.ly (Engadget)

Perusahaan China yang mengembangkan aplikasi Tik Tok, ByteDance telah merger dengan aplikasi Musical.ly.

Hal itu membuat Musical.ly tidak bisa lagi ditemukan di Play Store Android atau App Store iOS.

Ketika seseorang mencari Musical.ly, ia akan diarahkan ke Tik Tok dengan tulisan "Tik Tok - including musical.ly".

Melansir laman theverge.com, sebenarnya ByteDance telah merger dengan Musical.ly sejak November 2017 lalu.

Penggabungan dua aplikasi itu dikabarkan menelan biaya sebanyak US$1 miliar atau sekitar Rp14,5 triliun.

ByteDance ingin memfokuskan pengguna Musical.ly dan Tik Tok ke satu aplikasi saja.

Musical.ly memiliki sekitar 100 juta pengguna yang difokuskan di Amerika Serikat, setelah diluncurkan empat tahun lalu.

Sedangkan, Tik Tok yang dibuat pada 2016 memiliki sekitar 500 juta pengguna per bulan.

Menurut salah satu pendiri Musical.ly sekaligus Senior Vice President Tik Tok, Alex Zhu, penggabungan terjadi secara alami.

"Keduanya punya misi yang sama," ujarnya.

Setelah peleburan keduanya, aplikasi Musical.ly pada gawai akan langsung berubah menjadi aplikasi Tik Tok setelah diperbaharui.

#tekno

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018