logo
pr-logo-head
Selasa, 13/03/2018 08:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Ponsel Pintar Sebabkan Orang Menjadi Bodoh

img6

Ilustrasi menggunakan ponsel (Sumber: pixabay)

Saat ini, sebagian besar orang sudah ketergantungan pada ponsel pintarnya.

Mereka bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk memainkan ponsel.

Padahal, menurut ahli endokrinologi, Robert Lustig, otak akan mengalami kebodohan jika terlalu sering memainkan ponsel.

Notifikasi ponsel dapat membuat otak manusia merasa stres dan ketakutan secara terus-menerus.

Dengan demikian, bagian otak yang biasa berhubungan dengan fungsi kognitif, prefrontal cortex, mengalami kerusakan serius.

Lustig juga mengatakan, membaca informasi dari ponsel adalah cara terburuk untuk belajar.

"Orang yang belajar dari buku akan memiliki pemahaman lebih," ujarnya, dikutip dari laman businessinsider.sg, Senin 12 Maret 2018.

Media sosial menjadi salah satu hal yang membuat orang memainkan ponsel lebih lama.

Lustig dan para peneliti lain pun menemukan, ketika orang semakin banyak mengetik, klik, dan membagikan kegiatan di media sosial, otaknya akan semakin banyak sinyal.

Ia pun menegaskan bahwa ia tidak anti teknologi dan menggunakan ponsel.

Hanya saja, ia anti teknologi yang variable-reward.

Teknologi yang variable-reward contohnya media sosial yang menghasilkan like dan komentar.

"Teknologi seperti itu sengaja diciptakan untuk membuat Anda terus mencari. Bikin penggunanya sangat ketergantungan," katanya.

#Edukasi #gaya hidup #tekno

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250
avatar
Ask The Expert

Mengenal Ghorayeba, Sajian Kue Lebaran Khas Negeri Firaun

Kue ini sering disebut juga sebagai biskuit pasir yang masuk dalam kategori kue kering.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Jumat, 15/06/2018