logo
pr-logo-head
Selasa, 09/01/2018 14:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Cap d'Agde, Destinasi Wisata yang Mewajibkan Telanjang

img6

Ilustrasi cap d'agde (Sumber: capdagde.com)

Bagi Anda yang menganut naturisme atau nudisme, Cap d'Agde di Prancis adalah tempat yang wajib dikunjungi.

Sebab, orang-orang yang tinggal di sana hampir semuanya tidak mengenakan benang sehelai pun di badan alias telanjang.

Mungkin jika melihat hal tersebut di pantai adalah hal biasa, di sana orang-orang tetap akan bertelanjang meski berada di supermarket atau kantor pos.

Melansir laman news.com.au, Selasa, 9 Januari 2018, semuanya berawal setelah Perang Dunia II.

Saat itu, orang-orang sangat memerlukan hiburan yang kemudian berkunjung di pesisir desa Cap d'Agde dengan keadaan telanjang bulat.

Cap d'Adge terbentuk sejak 1970.

Saat itu keluarga Oltra yang memiliki tanah yang berdampingan dengan pantai melihat banyak orang datang untuk mandi dengan telanjang di lahannya.

Akhirnya, saudara laki-laki Oltra mulai meresmikan peraturan pantai dan lahan boleh dikunjungi wisatawan-wisatawan dengan telanjang.

Hal itu pun dimanfaatkan pemerintah Prancis untuk mengembangkan garis pantai di kawasan tersebut yang merupakan daerah sangat miskin.

Sehingga, setiap pengunjung dikenakan biaya sekitar Rp148 ribu atau 8 poundsterling.

Kemudian, mereka akan bebas telanjang di sana.

Jika di negara lain telanjang merupakan pilihan, di Cap d'Agde adalah sebuah kewajiban.

Meski dibebaskan telanjang, namun jika ada hal-hal berbau cabul akan mendapat sanksi tegas, yakni denda Rp288 juta atau penjara.

#gaya hidup #Traveling #wisata telanjang #hiburan #lifestyle

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018