logo
pr-logo-head
Kamis, 05/04/2018 09:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Di Kota Ikoma, Perokok Dilarang Masuk Lift

img6

Ilustrasi merokok (Sumber: AFP)

Jepang memiliki peraturan yang sangat ketat bagi perokok.

Selain membatasi ruang, kini perokok dilarang menggunakan lift.

Peraturan itu diterapkan April ini di Kota Ikoma, Prefektur Nara.

Menurut keterangan Balai Kota Ikoma yang dikutip dari japantoday.com, Kamis 5 April 2018, perokok boleh naik lift setelah 45 menit usai merokok.

Artinya, setiap orang yang merokok baru dapat menggunakan elevator pada 45 menit setelah menghisap rokok terakhir.

45 menit dianggap dapat menetralisir napas seseorang setelah merokok.

Peraturan ini diterapkan untuk memastikan udara di Balai Kota Iboma bebas dari zat-zat berbahaya yang didapat dari merokok.

Dalam keterangan sebuah poster di balai kota, para perokok diminta untuk mencari angin terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam gedung.

"Setelah merokok, Anda butuh angin segar untuk dapat mengambil dapas dalam-dalam sebelum kembali ke dalam," tulis keterangan dalam poster.

Jika mencoba melanggar aturan, mereka akan ketahuan karena lift itu diperkirakan dapat mendeteksi tubuh seseorang yang merokok sebelum masuk.

Meski demikian, belum tahu apa hukuman yang akan diberikan jika melanggar.

Tahun lalu, Ikoma menerapkan denda sebesar 20 ribu yen atau sekitar Rp2,5 juta bagi mereka yang merokok di stasiun.

Aturan ini akan diberlakukan di beberapa kota menjelang persiapan Olimpiade 2020 mendatang.

#Traveling #gaya hidup

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018