logo
pr-logo-head
Sabtu, 23/12/2017 15:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Gunakan Jalur Darat, Perempuan Indonesia Ini Keliling 18 Negara

img6

Famega (Sumber: instagram/cyapila)

Seorang travel blogger asal Jakarta, Famega Syavira Putri keliling dunia selama 4,5 bulan sendirian.

Uniknya, ia berangkat dari Indonesia hingga melewati 18 negara, 44 kota, dan sejauh 23 ribu kilo dengan menggunakan jalan darat.

Melansir dari tripzilla.com, Jumat, 22 Desember 2017, alasan Famega melakukan trip menggunakan jalur darat karena ingin melihat berbagai tempat lebih detail.

Sebagai perempuan, Famega mengakui kalau traveling sendirian memang rumit.

Tapi dengan riset terlebih dulu, hal itu tidak menjadi halangan.

tripzilla.com

Selama perjalanan di beberapa negara Eropa dan Afrika, ia tidak pernah membuat itinerary atau sebuah rencana perjalanan.

Padahal, seorang pejalan bisa berhasil karena rencana perjalanan tersebut.

Namun baginya, hal itu malah membuat perjalannya tidak bebas.

Melakukan perjalanan selama 4,5 bulan melewati 18 negara dan 44 kota telah memberi kesan tersendiri baginya.

Tak sedikit pengalaman senang dan kurang menyenangkan dialaminya selama perjalanan.

Misalnya ketika ia pergi ke Iran. Ia mengaku pernah diikuti banyak lelaki, dan "dicolek-colek" saat sedang berjalan.

tripzilla.com

Selain itu, bahasa menjadi salah satu tantangan yang dihadapi Famega selama melakukan perjalanan ke berbagai negara.

Wanita yang fasih berbahasa Inggris ini harus berkreasi untuk dapat berkomunikasi dengan penduduk setempat yang tidak mengerti bahasa Inggris.

Famega mengaku, dari belasan negara yang disinggahinya, Rusia menjadi yang paling mengesankan.

"Selama ini orang mikir (Rusia) seram, orangnya gimana-gimana, padahal di sana orangnya baik dan selalu nolongin," ucapnya.

Untuk anggaran sendiri, wanita berambut panjang itu enggan untuk mengungkapkan.

Ia hanya mengaku perlu beberapa bulan untuk menyiapkan dana dan harus mengubur keinginannya untuk "jajan".

Selama traveling, ia sering menginap di hostel, memasak makanan di hostel hingga bahkan menumpang mobil yang lewat.

"Semua ada risiko, tapi perlu hati-hati," ujarnya.

Ia pun mengaku dengan melakukan kegiatan solo traveling ini ia bisa mendapatkan banyak sekali pelajaran, mulai dari budaya, hingga perbedaan.

#gaya hidup #hobi #Traveling

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

img1

TRAVELING

Tanda-Tanda Anda Membutuhkan Piknik

Kamis, 22/02/2018 12:00
Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018